Spider-Wan Gemilang di Manchester United

Spider-Wan Gemilang di Manchester United

Ligabolainggris.com – Aaron Wan-Bissaka kembali menunjukkan alasan mengapa Manchester United harus membelinya dengan harga mahal. Ketika United menang dengan skor 1-1 atas Norwich City, pemain berusia 21 tahun tampil solid membantu pertahanan dan menyerang. Spider-Wan. Bukan kiper Bali United, Wawan Hendrawan, tetapi Spider-Wan yang satu ini adalah Aaron Wan-Bissaka. Bek kanan Manchester United tersebut memang mendapat julukan Spider-Wan dari publik sepak bola Inggris.

Wan-Bissaka bermain penuh pada saat Manchester United berjumpa Norwich, Minggu (27/10/2019) malam WIB di Carrow Road. Pada laga pekan ke-10 Premier League tersebut, United mengalahkan tuan rumah Norwich dengan skor 3-1. Tidak ada nama Wan-Bissaka dalam daftar pencetak gol Manchester United ke gawang Norwich. Tiga gol United dicetak Scott McTominay, Marcus Rashford, dan Anthony Martial. Wan-Bissaka tidak juga tidak memberi assist.

Spider-Wan Berjaya
Meskipun tidak mencetak gol maupun assist, Aaron Wan-Bissaka pantas mendapat nilai plus. Sebab, Spider-Wan tampil begitu solid di lini belakang United. Dia menjadi pemain yang sulit dilewati pemain Norwich City.

Seperti dikutip dari Squawka, Spider-Wan tercatat melakukan 11 tekel di laga melawan Norwich. Jumlah itu menjadi yang paling banyak dibanding pemain lain. Bahkan, jumlah tekel Spider-Wan masih lebih banyak dibanding Fred dengan tujuh tekel.

Bukan kali ini saja Spider-Wan tampil bagus dan melepas banyak tekel di Premier League. Pada laga kontra Southampton, Spider-Wan juga mampu mencatatkan 10 tekel. Kini, Spider-Wan menjadi salah satu raja tekel di Premier League.

Baca Juga : Manchester United Akan Bayar Mahal Neymar Dari PSG

Siapa yang Terbaik? Wan-Bissaka atau Trent Alexander-Arnold
Aaron Wan-Bissaka bukan satu-satunya bek kanan yang tampil gemilang di Premier League. Anda pula nama Trent Alexander-Arnold, bek kanan andalan Liverpool. Pemain Liverpool itu juga disebut sebagai salah satu bek kanan terbaik di Inggris.

Wan-Bissaka dan Alexander-Arnold punya gaya bermain yang cukup berbeda. Trent Alexander-Arnold adalah pemain yang agresif, pemain yang memang sesuai dengan gaya bermain yang diusung Jurgen Klopp di Liverpool.

Jika Wan-Bissaka jagoan dalam hal tekel, maka Alexander-Arnold sangat piawai dalam umpan silang. Bahkan, hingga pekan ke-10, pemain 21 tahun tersebut telah mengkreasi 37 peluang untuk Liverpool.

Manchester United Diprotes De Ligt Soal Kegemukan

Manchester United Diprotes De Ligt Soal Kegemukan

Ligabolainggris.com – Manchester United diprotes Matthijs de Ligt soal rumor akan kegemukan. Klub Liga Inggris itu akhirnya membiarkan Juventus dapatkan sang pemain.

Manchester United diprotes Matthijs de Ligt yang sudah resmi memperkuat Juventus. Ia dilaporkan Bavarian Football tersinggung kabar klub Premier League itu mundur dari upaya merekrut dirinya karena diprediksi akan cepat gemuk.

Banyak orang membenci saga transfer yang berlarut-larut seperti yang dialami Leroy Sane dan Callum Hudson-Odoi. Hal yang sama sempat berlaku pada kasus mantan Ajax, Matthijs de Ligt, saat ia merenungkan pilihannya untuk tahap berikutnya karirnya.

Sebelum membubuhkan tanda tangannya pada kontrak Juventus, de Ligt sempat dikejar oleh Bayern Munchen, Barcelona, Liverpool, Manchester United, dan Paris Saint-Germain. Pendekatan tangan dingin Cristiano Ronaldo sebagai calon agen masa depan sukses menggiring de Ligt ke Juve.

Baca Juga : Manchester United Ingin Jadi Klub Baru Paulo Dybala

Meski sudah tuntas, namun salah satu cerita yang paling aneh untuk transfer de Ligt adalah teori Setan Merah bahwa de Ligt bisa jadi bukan penandatanganan yang baik karena dia mungkin akan kegemukan di masa depan setelah didapatkan.

Pada tahun 2018, pencari bakat Belanda kubu The Red Devils, Marcel bout, memperkirakan bahwa de Ligt akan cepat gemuk dan jadi lamban setelah melihat ayah de Ligt, Frank. Prediksi bahwa de Ligt akan mulai merusak fisiknya dengan banyak makan donat akhirnya mendorong United untuk berpaling dari de Ligt musim panas lalu.

Manchester United diprotes de Ligt yang keheranan

Sekarang de Ligt akhirnya merapat ke Turin, sang pemain internasional Belanda lantas bingung tentang mengapa ada orang yang memproyeksikan bahwa ia akan membiarkan dirinya akan kegemukan di awal apa yang terlihat menjadi karier fenomenalnya. Voetbal internasional melaporkan jika de Ligt tidak suka dengan kabar seperti itu.

“Setiap hari, ada saja sesuatu yang baru. Mendadak, bahkan ayah saya dipermasalahkan karena terlalu gemuk dan itulah mengapa salah satu klub (The Red Devils) jadi berbalik tidak menginginkan saya. Kabar seperti itu bisa membuat Anda jadi berkata, ‘Oo.. Ayolah… (yang benar saja?)’,” protes de Ligt.

Ketika datang ke alasan mengapa dia memilih Juventus, selain kubu Nyonya Tua tidak memproyeksikan bahwa dia akan kegemukan, de Ligt mengatakan bahwa gajinya bukan perhatian utama. Ia mantap ke Juve atas alasan mengejar prestasi dan meningkatkan karir profesionalnya.

“Uang sama sekali tidak memainkan peran penting dalam pilihan saya untuk menentukan kemana klub baru saya,” pungkas sang londo.